20.6.12

Alasan Kenapa Bangga Jadi Desainer







1. Agents of Changes





Desain grafis telah banyak mengubah wajah dunia dan ikut dalam mewarnai tiap-tiap peradaban dunia. So... if you're designer bersiaplah untuk menjadi agen perubahan.



2. Dinamis


Seorang desainer grafis hampir tidak mempunyai pekerjaan yang nyaris sama di tiap projectnya. Hal ini yang akan menjadi daya tarik tersendiri, sehingga pekerjaan ini benar-benar dinamis sekali.Dinamis berkolerasi positif dengan perkembangan, pertumbuhan dan pembaharuan. Belum lagi seni berhubungan dengan klien. Desainer grafis sejati harus selali open-minded dan terbuka dengan setiap kemungkinan-kemungkinan baru.



3. Up to Date


Desainer grafis sudah pasti selalu update hal-hal baru baik di dunia offline maupun online. Tidak terbatas di dunia karya visual saja, terkadang trend politik, budaya pop, iklan, perkembangan-perkembangan yang terjadi di sekitar kita kerap menjadi inspirasi dari karya visual itu sendiri. Yang sudah pasti, desainer grafis bukan orang yang gagap tekhnologi. ya minimal bisa facebookan, hihihihihihi... ^_^







4. Did Something


Desain grafis ada untuk mewujudkan pikiran, mentranformasikan ke dalam bentuk visual. Sebuah banner yang di pajang di pinggir jalan sudah cukup menjadi bukti kalau kamu did something. :D




5. Kreatif


Kreatifitas adalah modal paling luar biasa yang diberikan Tuhan, Ia salah satu determinan dari akal. Menjadi desainer grafis sama saja menjadikan kamu seorang yang dipenuhi oleh daya kreatif, dan ide sebagai bahan bakarnya. So..jika mau mencari seseorang yang penuh dengan kreatifitas..temui para desainer grafis! Ide dan kreatifitas banyak berproses di dalam diri mereka, Satu lagi, desain grafis adalah profesi yang menuntut keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri. Dan tentu saja sebagai seorang manusia, seorang desainer grafis harus banyak-banyak bersyukur dengan point yang satu ini. Bersyukur kepada yang Maha Kreatif, yang mendesain segala sesuatunya dengan sangat detail, tepat dan akurat, He is The GOD Almighty.

Jenis-Jenis Desain Grafis







Kemana Arah Desainmu ?
Sekarang zamannya semua serba desain! Dimana dimana para desainer grafis dibutuhkan. Tapi tak semua desainer grafis menekuni bidang yang sama satu sama lain,tapi walau begitu semua designer grafis memiliki kesempatan yang sangat besar karena desain akan memiliki prospek yang sangat cerah dimasa mendatang! ini adalah pembagian desainer grafis yag ada :


1. Drafter : Desainer khusus untuk membuat arsitektur dan rancang bangun yang simetris dan digunakan untuk keperluan pembuatan sesuatu yang memerlukan ketelitian tinggi dan rancangan.
Membutuhkan orang orang yang ahli di software (Autocad, Archicad, 3d revit architecture). Sangat dibutuhkan di dunia arsitektur dan industri.


2. Editor : Desainer khusus untuk membuat kover, sampul, banner, dsb.Dan juga membuat karya karya desain grafis misalnya: brosur, kartu nama, pin, logo, poster, dsb. Yang memerlukan sentuhan
pandangan dan software yang harus dikuasai adalah : CorelDraw, Adobe Photoshop, Freehand, Illustrator. Sangat dibutuhkan di dunia periklanan dan publikasi.


3. Layouter : Desianer khusus untuk membuat tatanan layout sebuah majalah atau koran atau publikasi yang lainya dan diharuskan mempunyai feel untuk tata letak agar enak dilihat. Sedangkan aplikasi yang harus dikuasai adalah Adobe Page Maker, MS.Publisher, Adobe In Design.
Sangat dibutuhkan dipercetakan dan industri koran/buku/majalah.


4. Art Director : Desainer khusus unuk membuat karya karya seni dari komputer yang bisa digunakan untuk visual effects ataupun hanya untuk hiasan saja. Membutuhkan kreativitas tinggi untuk membuat karya agung yang
akan dibuat. Sedangkan software yang harus dikuasai adalah : Corel draw, Photoshop, Photo paint, Art creator. Sangat dibutuhkan di dunia perfilman, seniman visualisator, foto editing effects.


5. Fotografer : Desianer khusus yang selain melakukan pengeditan foto juga merangkap sebagai fotografer, harus memiliki talenta khas fotografer serta mampu mengedit foto sesuai event atau yang
perfect. Membutuhkan intelegensi tinggi kreativitas tinggi dan harus menguasai adobe photoshop,ieworks,photo studio. Sangat dibutuhkan didunia fotografi, foto editor, wartawan, dsb.


6. Animator : Desainer khusus bekerja pada bidang motion graphic, iklan atau film fantasi. Harus memiliki daya tahan tinggi, pengetahuan yang cukup tinggi , pengalaman dan harus menguasai Macromedia Flash, Adobe Flash, After Effects, 3d Maya, Gif Animator dan Corel Rave. Dibutuhkan di dunia advertising, perfilman, pertelevisian.


7. Visualisator : Desainer khusus untuk memberikan gambaran sebuah produk atau karya dalam bentuk real / 3d dan harus memiliki kemampuan otak kanan yang cukup tinggi serta harus menguasai 3d Max, Autocad, Swift 3d, Digital Clay. Sangat dibutuhkan di dunia visualisasi produk dan
presentasi produk.


8. Video Editor : Desainer khusus untuk mengedit video atau film dan juga merangkap sebagai video shooter, harus memiliki imajinasi tinggi dan harus menguasai Adobe After Effects, 3d Maya, Adobe Premiere, Ulead Video Studio, Sony Vegas, Pinneacle. Sangat dibutuhkan di dunia perfilman
dan industri musik.


9. Integrated Desainer : Desainer khusus yang membutuhkan integrasi dengan programmer misalnya pembuatan game, cd interaktif, web desain, dsb. Sedangakan anda harus menguasai hampir semua
elemen desain. Sangat dibutuhkan di industri informatika.


Dan masih banyak lagi yang belum terbahas disini. Untuk itu kenapa anda tak menjatuhkan pilihan desain sebagai bidang anda yang sudah jelas bisa menghasilkan uang dan anda juga bisa berwirausaha.

15.6.12

Desain Menarik


Ketakutan bahwa karya desain kita tidak menarik sering kali menghambat kita dalam membuat sebuah karya, entah itu hasilnya memang menarik atau tidak. Penyakit mental ini tidak hanya dialami oleh para designer muda dan pemula namun juga dialami oleh designer tua dan berpengalaman. Kekurangan ide, tidak mampu membuat sesuatu yang baru demikian juga tidak memiliki cara dan metode baru akan membuat penyakit ini makin meradang.

Apa yang saya pahami pada kata “menarik” adalah karya desain disukai oleh kita sendiri dan bonusnya adalah disukai oleh orang lain.

Untuk membuat karya desain yang menarik adalah kita harus memahami unsur-unsur desain grafis. Hal ini dimulai dari yang paling dasar dalam desain grafis dan seni terapan, yaitu nirmana. Dengan nirmana kita dapat melakukan banyak hal untuk mendapatkan karya desain grafis. Beberapa diantaranya seperti kombinasi, olah bentuk, oleh warna , olah typografi, dan olah garis.

Kesalahan yang umum terjadi adalah dengan menguasai software desain didampingi pemahaman dalam elemen desain ( ada kalanya seseorang tanpa mempelajari nirmana sudah memahami cara kerjanya, kita menyebutnya segai bakat esensi desain ) . Bagaimana kita bisa kekurangan karya desain padahal masih banyak yang bisa kita lakukan. Lantas, bagaimana caranya agar bisa membuat karya desain yang menarik dengan kemampuan nirmana atau pemahaman nirmana yang kurang?


1. Seringkali melihat karya desain grafis orang lain, terlebih yang dianggap menarik oleh sebuah asosiasi misalnya lomba desain atau kompetisi pembuatan logo. Dengan cara ini kita bisa mendapatkan banyak hal termasuk pengalaman, ide dan inspirasi. Saya sering mengumpulkan kartu nama hanya sekedar pingin tahu hasil karya orang lain. Saya merekomendasikan untuk gabung di deviantart,flickr, dan vimeo. Anda juga bisa membaca portofolio designer grafis di website mereka atau majalah desain seperti newwebpick, wowmagz, 2dartist, photoshopuser, vektorgrafika dll.

2. Copy dan twist, hmmm. Cara ini seringkali disalah artikan dengan plagiat. Saya yakinkan Anda ini bukan plagiat. Kita disebut plagiat jika unsur asli dari karya orang lain yang kita twist masih menempel atau terlihat dalam hasil karya kita. Ada cara tersendiri untuk copy and twist karya desain grafis, silakan Anda pelajari dalam artikel lain. Anda bisa lihat karya desain hasil dari copy and twist seperti pada Dedi Corbuzier yang fenomenal.

3. Kombinasikan beberapa unsur dasar dalam nirmana. Unsur dasar dalam nirmana ini seperti pencerminan, rotasi, duplikasi, elemen bentuk, elemen warna, elemen garis, dan elemen tipografi.

4. Jangan terlalu banyak menampilkan sesuatu dalam karya desain. Menampilkan banyak warna akan membuatnya kacau, buatlah maksimal 3 warna pada posisi dominan, lainnya sekedarnya saja. Menampilkan banyak bentuk dan garis membuat karya desain kelihatan berantakan, hanya cocok untuk abstrak. Menampilkan banyak tipografi akan membuat karya desain grafis tidak rapi dan pembaca akan bingung mengidentifikasi bagian dalam desain. Intinya adalah hindari penggunaan sesuatu berlebihan, maksimal 3 atau 5.

5. Pilihlah jenis font yang mempunyai body tebal dan tegas untuk headline dan dominan / single tipografi.

6. Rancanglah desain Anda dengan sketsa atau gambar pensil sebelum membuatnya menjadi bentuk digital. Dengan cara ini akan mempercepat mencapai hasil maksimal untuk karya desain grafis Anda. Anda tidak kebingungan lagi mencari ide waktu membuatnya menjadi bentuk digital. Dengan merancangnya Anda akan tahu pasti proses apa saja yang akan anda lalui hingga mencapai hasil final karya desain.

7. Kenali jenis karya desain yang akan Anda buat dan pelajari elemen desain yang mempengaruhi hasil karya tersebut. Ketahui siapa Anda, produk Anda, target Anda, musuh Anda dan hasil karya desain Anda tidak perlu dikawatirkan. “Kalau anda mengenali musuh dan diri anda sendiri, anda tidak perlu khawatir akan hasil dari ratusan pertarungan”. “Kalau anda hanya mengenali diri anda sendiri tetapi TIDAK musuh anda, maka dari setiap kemenangan yang anda dapat, anda juga akan mengalami kekalahan” “Kalau anda TIDAK mengenal musuh dan diri anda sendiri, maka anda akan terjerembab di setiap pertarungan”

Melalui 7 cara membuat karya desain menjadi menarik di atas saya harap hasil karya desain Anda menjadi sesuai dengan apa yang Anda harapakan. Dan ingat bahwa desain melalui tahap demi tahap, tidak mungkin kita bisa membuat hasil karya desain grafis yang WOW tanpa dibarengi dengan pengalaman, kepercayaan, pengetahuan, kemauan dan harapan. Lupakan kesempurnaan mulailah mendesain ketika ada ide dan kesempatan. Dan yang paling penting JUST DO IT, your desain is already handsome.


Creat Design
Dalam pekerjaan desain grafis dituntut tuk selalu tampil kreatif, inovatif dan mampu membaca komunikasi visual tuk audiens. Tuk mencapai itu kita mengenal berbagai teknik desain grafis dalam menggabungkan kata-kata, simobol dan gambar dalam sebuah bentuk visual yg utuh.

Berikut beberapa teknik dasar desain grafis  yg mengacu  pada tipografi, manipulasi foto dan desain vector

Grafis vector, teknik berbeda dari bitmap, vektor dapat setting ukurannya tanpa kehilangan kualitas gambarnya dan mereka juga lebih sederhana dan lebih terfokus pada rincian penting ketimbang semua rincian grafis.
Tuk desain vektor pada hakikatnya merupakan sebuah karya seni yg terdiri dari vektor berbasis perangkat seperti garis, kurva dan bentuk dasar

Manipulasi Foto Desain, gaya Manipulasi foto merupakan metode desain grafis yg melibatkan fotografi, ilustrasi, dan seni digital tuk membentuk sebuah manipulasi seni. Memanipulasi foto kehidupan nyata memudahkan para seniman tuk menciptakan fantasi
Saat ini, manipulasi foto digunakan dalam berbagai bidang seperti periklanan, hanya karena adanya kekuasaan tuk membiarkan pemirsa melihat dunia dari perspektif yg sama sekali berbeda. Dan sekali Anda telah membuat audiens Anda percaya pada dunia lain, Anda dapat membuat mereka percaya pada hal lain!

Desain tipografi
Tipografi merupakan praktek desain grafis yg menyertakan dan mengatur berbagai jenis teks tuk menghasilkan sebuah karya seni yg unik.
Alasan itu telah menjadi teknik yg sangat populer adalah karena kemampuannya tuk fokus hanya pada isi seni tanpa ada gangguan.
Designer tipografi biasanya mencoba tuk menyampaikan ide atau pesan dalam seni mereka tuk menangkap minat audiens mereka.

Psikologi Warna Pada Desain Grafis



Warna berfungsi untuk memberikan vibrasi tertentu di dalam suatu desain. Begitu hebatnya kekuatan warna, sehingga bisa memberikan efek psikologis kepada semua orang yang melihatnya. Malah di dalam terapi kesehatan, warna tertentu di gunakan untuk membantu pasien menjadi lebih cepat sembuh, menarik kan?
Kali ini kita akan membahas tentang psikologi warna di dalam desain grafis (contoh yang saya berikan akan berbentuk desain website karena kebetulan saya bergelut di bidang ini) tapi tidak berarti efeknya akan berbeda dengan print atau media yang lain, efek dasarnya akan tetap sama.

Merah


Merah adalah warna yang kuat sekaligus hangat. Biasanya di gunakan untuk memberikan efek psikologi ‘panas’ , ‘berani’ , ‘marah’ dan ‘berteriak’. Beberapa studi juga mengindentifikasi merah sebagai warna yang sexy.
Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna merah sebagai aksen karena sifatnya yang kuat. Misalnya, foto hitam putih di berikan aksen warna merah sedikit saja sudah bisa membuat foto tersebut menjadi terlihat berbeda.
Hijau
Hijau adalah warna yang tenang karena biasanya di kaitkan dengan lingkungan dan alam. Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna hijau untuk memberikan kesan segar. Dan dengan mudah kita bisa memberikan nuansa membumi dengan kombinasi warna hijau dan coklat gelap.
Kalau warna merah di atas bisa di ibaratkan sebagai musik rock dengan hentakan keras dan cepat, maka warna hijau bisa di ibaratkan sebagai musik klasik (atau musik-musik meditasi). Maka itu berhati-hatilah memadukan merah dan hijau, karena akan sedikit bermasalah. Atau tambahkan saja kuning sehingga menjadi musik Reggae :P


Biru


Biru adalah warna favorit para pria dan termasuk warna yang ‘dingin’. Kalau di dunia desain, biru sering di sebut “warna corporate” karena hampir semua perusahaan menggunakan warna biru sebagai warna utamanya. Tidak heran memang, karena biru merupakan warna yang termasuk tenang  dan bersifat penyendiri.
Efek lain warna biru adalah sering di anggap sebagai warna yang sedih (langit biru di malam hari?). Biru juga bisa di pakai untuk menurunkan nafsu makan, karena berkonotasi dengan racun. Jadi gunakanlah warna biru untuk mendesain box obat diet.


Kuning


Kuning adalah warna yang ceria, menyenangkan dan menurut saya sedikit ‘melompat-lompat’. Tidak heran warna kuning identik dengan mainan anak-anak. Kuning juga biasanya di gunakan untuk mendapatkan perhatian dari orang yang melihat desain kita.
Karena begitu kuatnya warna kuning ini, seringkali di gunakan untuk mendapatkan perhatian orang. Ingat rambu lalu lintas yang memberikan tanda bahaya? Semua di dominasi warna kuning atau merah (yang masih satu garis keturunan).


Ungu


Ungu adalah warna yang memberikan kesan spiritual, kekayaan dan kebijaksanaan. Saya jadi ingat desain baju penyihir / dukun / sejenisnya di jaman medieval, kebanyakan di dominasi warna ungu. Ungu juga warna yang unik karena sangat jarang kita lihat di alam.
Dengan menggunakan warna ungu kita bisa memberikan kesan unik pada desain kita, baik kita menggunakan secara dominan atau hanya sebagai aksen saja. Kelemahannya adalah sangat susah di padukan dengan warna lain, kita harus ekstra memikirkan warna yang cocok bersanding dengan warna ungu.

Coklat


Coklat adalah warna bumi, memberikan kesan hangat, nyaman dan aman. Namun selain itu, coklat juga memberikan kesan ‘sophisticated’ karena dekat dengan warna emas. Bisa di bayangkan kesan ‘mahal’ desain dengan kombinasi warna hitam dan coklat muda.
Dan tidak lupa, coklat juga bisa memberikan nuansa ‘dapat di andalkan’ dan ‘kuat’. Saya membayangkan warna coklat bisa di gunakan di firma hukum sebagai warna utama perusahaan mereka.

Oranye


Oranye adalah hasil peleburan merah dan kuning, sehingga efek yang di hasilkan masih tetap sama, yaitu ‘kuat’ dan ‘hangat’. Warna ini sering di gunakan pada tombol website yang penting, seperti ‘buy now’ , ‘register now’ dan lainnya yang sejenis, istilahnya adalah ‘call to action’ button.
Dari sisi psikologis sebenarnya warna oranye memberikan kesan tidak nyaman, dan sedikit gaduh. Mungkin karena sebab itulah warna ini paling banyak di pakai untuk menarik perhatian orang.

Merah Muda


Merah muda adalah warna yang feminin, kalau menggunakan warna ini pasti kamu berurusan dengan sesuatu yang bersifat kewanitaan. Efek cinta romantis juga bisa timbul dari warna merah muda ini, agak sedikit berbeda dengan warna merah yang lebih menggambarkan ‘gairah yang berani’.
Tetapi banyak juga desainer yang berani menggunakan warna merah muda ini dengan terang-terangan. Misalnya dengan kombinasi hitam dan merah muda sebuah desain bisa menjadi terlihat unik.

Putih


Putih adalah warna yang murni, tidak ada campuran apapun. Makanya sering di anggap sebagai warna yang menimbulkan efek suci dan bersih. Ketika kita ingin membuat desain yang simple dan minimalis, menggunakan warna putih adalah langkah yang tepat (walaupun bukan cara satu-satunya).

Hitam


Hitam adalah warna yang gelap, suram, menakutkan tetapi elegan. Saya merasa elemen apapun jika di taruh di atas background hitam akan terasa lebih bagus (misalnya, pada waktu menampilkan foto, portfolio atau produk). Tapi tidak selalu efektif di dalam kasus tipografi.

Kesimpulan

Kombinasi warna yang tepat dapat memberikan karakter dan vibrasi pada suatu desain. Warna juga bisa di gunakan untuk mendapatkan perhatian orang yang melihat desain kita dan pada akhirnya mengerti pesan yang kita sampaikan melalui visual secara keseluruhan.
Sekarang pertanyaannya, apa warna favorit kamu? dan mengapa?